Analisis Teknik yang Spesifik dalam Olahraga

11:27:00 PM Add Comment

Cara Pelatih Menganalisa Sebuah Teknik yang Spesifik

Seperti yang telah dijelaskan pada artikel sebelumnya tentang langkah dan tahapan seorang pelatih/pembina mengobservasi dan menganalisa performa atlitnya. Kali ini akan dijelaskan mengenai langkah pertama tentang hal tersebut ! Tanpa basa basi lagi langsung saja ke pokok pertanyaannya !


Bagaimana seorang pelatih menganalisa sebuah teknik yang spesifik ?

Langkah pertama, seorang pelatih harus mengetahui seperti apa teknik terbaik tersebut atau gerakan sempurna.  Seorang pelatih kemudian dapat membandingkannya apa yang seorang pelatih lihat dengan apa yang ada dalam pikiran pelatih tentang model sempurna ini. Untuk membentuk gambaran tentang ini pelatih dapat mengunakan buku, foto, rekaman video, atau pemain/atlit yang profesional. Seorang pelatih atau siapapun dari kelompok/tim tersebut dapat mendemonstrasikan pada saat latihan/belajar.

Sebelum melakukan pengamatan teknik tersebut, seorang pelatih telah membaginya ke dalam beberapa bagian sederhana. Selanjutnya berkonsentrasilah pada beberapa bagian tersebut secara begantian ketika atlit mengulangi teknik tersebut. Membuat daftar terhadap bagian-bagian yang berbeda dari teknik tersebut akan membantu seorang pelatih untuk menganalisa secara detail(rinci).

Contohnya, Seorang pengamat sedang melihat gerakan guling depan(forward roll), pengamat akan melihat posisi awal terutama tangan dan kepala, bentuk tubuh dan posisi akhir, khususnya lengan. si pengamat akan membandingkan dari pandangannya/gambarannya pada setiap dari gerakan dengan bagian-bagian yang sama untuk memperoleh gerakan yang sempurna.

Si pengamat harus memilih posisi berdirinya agar mendapatkan pandangan yang jelas atau baik sebelum mengamati pelaksanaan apapun. Misalnya melihat dari kedua sisi, depan atau belakang, atau juga pada kasus yang lainnya bisa juga melihat dari atas ataupun bawah. Posisi pengamatan akan tergantung pada teknik tertentu sesuai dengan apa yang sedang diamati seperti jenis dan sifat dari olahraga dan juga pengetahuan si pengamat dari olahraga tersebut.

Pada kasus lempar lembing, pelatih yang berpengalaman akan melihat atlitnya tersebut kanan atau kidal(kiri) dalam melakukan lemparan dan kemudian akan melihat ketika awalan sampai melempar lembing tersebut. Keamanan juga menjadi pertimbangan bagi pelatih saat dalam even tersebut.

Lihat juga : Cara observasi dan analisa Olahraga

Pengetahuan dan Pemahaman Yang Harus Dimiliki Seorang Pelatih Profesional

2:02:00 AM Add Comment

Jadi Pelatih ? Harus Memiliki Lima Pengetahuan dan Pemahaman Ini !

Semua dari kita yang terlibat dalam olahraga ingin meningkatkan performa kita. berbagai cara kita lakukan seperti latihan teratur, terprogram dan latihan secara extra keras dan melatih keterampilan kita, sehingga ketika dalam kompetisi kita mendapatkan hasil yang terbaik yang kita inginkan. Untuk meningkatkan performa tersebut pertama kita harus dapat menganalisanya. Belajar menganalisa dari skill olahraga kita dapat membantu kita untuk meningkatkan performa kita sendiri. Kita juga bisa belajar menganalisa performa orang lain dan juga berkemampuan untuk menjadi pelatih. Selain dari skill yang kita punya tentunya juga dibutuhkan waktu, tenaga, dan pengalaman.







5 Pengetahun dan pemahaman Seorang pelatih yang Harus dimiliki !

Lihat Juga :  Langkah dan tahap Observasi dan Analisis dalam Olahraga

Pada bagian ini tentu saja kamu akan dinilai berdasarkan kemampuanmu untuk menganalisis performa mu sendiri dan juga performa orang lain dan juga untuk memberikan cara-cara untuk melakukan peningkatan. Meskipun kamu memiliki pemahaman yang baik dari semua cabang olahraga dan event, kamu dapat memilih  salah satu cabor untuk melakukan penilaian. Namun kamu harus bisa memperlihatkan pengetahuan dan pemahamanmu pada lima area pembinaan dan kepemimpinan, diantaranya ialah :

  • Aturan, peraturan dan istilah(terminologi)
  • Observasi dan analisis
  • Evaluasi pelaksanaan(perfoma)  dibandingkan dengan model/bentuk yang tepat
  • Perencanaan strategi, taktik, praktek, dan latihan untuk meningkatkan performa
  • Paham terhadap prinsip dan aturan-aturan dari kepemimpinan olahraga



4 Langkah dan Tahapan Observasi dan Analisis Olahraga

11:24:00 PM Add Comment

Tahapan dan Langkah Seorang Pelatih Dalam Melakukan Observasi dan Analisis dalam Olahraga

Observasi(pengamatan) dan Analisis

Tahap pertama dalam melakukan pembinaan olahraga adalah mengamati dan melakukan analisa terhadap kinerja dan performa atlit sesuai dengan program latihan yang telah dibuat. Yang harus dilakukan seorang pelatih adalah melihat atlitnya ketika beraksi dan mencoba untuk menguraikan gerakan-gerakan menjadi beberapa bagian penting. Ketika kita melihat gerakan lompat jauh, kita perlu melihat awalan yang dilakukan, tumpuan/menolak pada papan tumpuan, gerakan dan posisi tubuh ketika di udara, dan terakhir saat melakukan pendaratan. Setelah selesainya pengamatan yang telah kita lakukan lalu kita dapat mengevaluasi kinerja atlit tersebut dan menjelaskan bagaimana perbaikan dapat dilakukan. 


Pada tahap yang kedua ini dapat dilakukannya perbandingan terhadap hasil evaluasi tersebut dengan apa yang telah kita lihat dan selanjutnya menyarankan atlit bagaimana cara Ia bisa berbuat lebih baik lagi.

Saat ini, para pelatih sudah banyak mengunakan teknologi untuk membantu mereka dalam menganalisa performa atlit tersebut. Namun, kita harus mengamati atlit secara langsung, maksudnya seorang pelatih harus melihat secara langsung ketika atlit bertanding/berlomba dan saat waktu latihan dan kemudian membuat keputusan tentang performa dari kinerja atlit tersebut dan membutuhkan banyak perencanaan dan praktek. Seorang pelatih/pembina dapat mengunakan empat langkah dibawah ini bagaimana cara melakukan observasi dan meneliti (analisa).

4 Langkah dalam Observasi dan Analisis

Empat langkah untuk memulai melakukan pendekatan dengan observasi adalah aktifitas sederhana yang menyertakan seseorang atau lebih. Ini membentuk dan menciptakan suatu situasi yang komplek dengan atlit pada aksinya.

Langkah Pertama
Observasi dan analisa salah satu teknik. contohnya, guling ke depan atau kebelakang.
Pada situasi ini seorang pelatih dapat mengontrol lingkungan, dan memutuskan kapan guling dilakukan dan dimana pelatih harus berdiri untuk melihatnya.

Langkah Kedua
Mengamati(observasi) dan menganalisa salah satu teknik dalam tindakan. Misalnya pukulan forehand drive pada tennis. Aktivitas ini memerlukan bantuan dari orang lain(umpan), yaitu seseorang untuk memberikan/mengumpan bola untuk pemain untuk dipukul. Namun pelatih/pembina menguasai sebagian besar situasi, tetapi umpan yang diberikan harus bervariasi dan atlit harus bergerak semaksimal mungkin untuk melakukan pukulan. Dan masih banyak lagi kegiatan yang dilakukan untuk menagmati dan menganalisa

Langkah Ketiga
Mengamati kinerja kompetitif individu atlit. misalnya  pertandingan bulu tangkis. Pelatih dapt memutuskan dimana harus berdiri untuk mengamati atlit tersebut, namun pelatih tidak dapat memutusakn mana pukulan akan dilakukan. Pelatih harus berkonsentrasi hanya pada beberapa bagian dari performa/kinerja atau pelatih akan sangat binggung.

Langkah Keempat
Menganalisa kinerja tim yang kompetitif.
Misalnya tim bola kaki atau bola voli dalam pertandingan. Pada kondisi ini pelatih/pembina harus fokus pada satu atau dua aspek dari performa yang akan di analisa dan pengamatan dilakukan dengan sangat hati-hati. Kedua keterampilan dan taktik dari tim dapat teramati

Saldo Dana Gratis