Strategi dan Taktik Permainan Softball Blang Pase vs Kampong Tengoh

12:35:00 PM Add Comment
Strategi dan Taktik Permainan Softball Blang Pase vs Kampong Tengoh

Perlengkapan Permainan Softball

Lapangan

Lapangan permainan softball berbentuk bujur sangkar dengan ukuran panjang 18,30 meter. Lapangan untuk putra dan putri bentuknya sama, bedanya hanya pada jarak pitcher plate ke home base, untuk putra 14,03 meter untuk putri 12,2 meter.


Home Plate

Berbentuk segi lima dan terbuat dari karet.


Base atau tempat hinggap

Base ke 1 ke 2 dan ke 3 berbentuk bujur sangkar dan terbuat dari karet.

Sarung tangan (glove)

Terbuat dari kulit, dipakai oleh pemain penjaga. Semua pemain lapangan memakai glove. Glove terbagi menjadi tiga macam antara lain finger glove yaitu glove yang dipakai semua pemain lapangan, catcher glove yaitu glove yang dipakai oleh catcher, dan first base mills yaitu glove yang dipakai penjaga base pertama.


Variasi Keterampilan Gerak Permainan Softball

Melempar

Menangkap

Memukul

Berlari ke base


Analisis Keterampilan Gerak Permainan Softball

Keterampilan Gerak Memegang Bet/Pemukul

Cara memegang stick (pemukul) dalam permainan softball dipegang dengan kedua tangan secara kuat dan

tidak kaku. Pegangan tangan pada stick dapat di bagian bawah, tengah, atau bagian atas area pegang stick



Analisis Keterampilan Gerak Memukul


Melempar dan menangkap bola

Melempar bola dengan mengayunkan tangan kanan, bersamaan dengan melangkahkan kaki ke depan beserta badan ikut menghantarkan bola. Teknik menangkap bola: berdiri dengan posisi kaki selebar bahu , pandangan lurus ke arah datangnya bola, bola ditangkap tangan yang memakai glove lalu dipindahkan ke tangan kanan untuk dilempar.

Analisis Keterampilan Gerak Melempar Bola

Analisis Keterampilan Gerak Menangkap bola

Menangkap bola lemparan bawah

Lemparan sajian (pitching)

Berlari menuju base

Sliding


Menganalisis, Merancang, dan Mengevaluasi Strategi dan Taktik Permainan Softball

Permainan softball dimainkan di lapangan oleh dua regu atau yang saling berhadapan. Tujuan permainan softball adalah mencetak poin sebanyak mungkin dan mematikan lawan supaya tidak mendapatkan poin. Oleh karena itu, permainan softball diperlukan strategi dan taktik penyerangan dan pertahanan.


Strategi dan Taktik Penyerangan dalam Permainan Softball

Taktik dalam penyerangan softball adalah siasat yang dipergunakan oleh regu yang mendapatkan giliran memukul, secara individu atau kelompok untuk menyerang lawan dan berusaha memperoleh poin dan kemenangan dalam pertandingan. 

Taktik penyerangan yang sering dipergunakan dalam permainan softball adalah sebagai berikut.

Pukulan Pendek/Tanpa Ayunan (bunt)

Bunt adalah usaha pemukul melakukan pukulan ke arah base pertama, pitcher atau base ketiga dengan tujuan untuk membantu pelari menuju base di depannya.


Pukul dan Lari (hit and run)

Hit and Run adalah siasat yang dilakukan oleh pemukul untuk membantu agar pelari dapat maju beberapa base di depannya dengan selamat. Taktik ini dilakukan apabila ada pelari di base 1 atau 2. Keuntungan hit and run adalah memungkinkan tidak terjadinya out sehingga dapat membantu mencapai base di depannya. Taktik ini dapat dipergunakan dalam situasi unggul 1 angka dan sebelum terjadi 2 out. Pukul dan lari dikatakan berhasil jika dapat menyelamatkan pelari dari base 1 mencapai base 3.


Mencuri Base (stealing)

Stealing adalah siasat yang dilakukan oleh pelari di base. Keberhasilan siasat ini dipengaruhi kecepatan dan kejelian pelari melihat pelepasan bola oleh pitcher. Stealing dapat dilakukan oleh:

a) Satu orang pelari yang melakukan mencuri base, dari satu base ke base berikutnya sewaktu pitcher melakukan pitching.

b) Dua pelari pada dua base melakukan mencuri base, misalnya seorang pada base 1, yang lain pada base 3, atau masing-masing pada base 2 dan 3.


Pukulan Melayang (fly)

Taktik ini sangat tepat dilakukan pada saat permainan berlangsung ketat. Hal ini dilakukan sebelum terjadi 2 mati atau selisih nilai tidak lebih dari 2, ada pemain di base 3, atau base 2 dan base 3. Pukulan melayang harus dilakukan oleh seorang pemukul yang baik, karena harus memukul bola melampung ke arah outfield. Bola dipukul jauh dan melambung ke arah outfielder.

Pelari pada base bersiap meninggalkan base. Jika kemungkinan bola tidak tertangkap oleh fielder, pelari dapat langsung menuju base di depan home. Akan tetapi, jika diperkirakan bola dapat ditangkap oleh outfielder, pelari siap berada di base, bersamaan dengan bola menyentuh glove penjaga, langsung lari secepatnya mencapai base di depannya. 



Strategi dan Taktik Pertahanan dalam Permainan Softball

Pada dasarnya strategi dan taktik pertahanan permainan softball adalah siasat atau usaha dari regu penjaga lapangan untuk menggagalkan serangan lawan, dengan jalan mematikan pelari atau pemukul, agar tidak maju ke base di depannya atau mendapatkan nilai

Dalam permainan softball, khususnya regu bertahan, pemain-pemainnya dibagi dalam 2 kelompok besar sesuai dengan daerahnya masing-masing, yaitu infielder di daerah infield (daerah bujur sangkar yang dibatasi oleh garis-garis penghubung antara home base
ke first base, second base, third base dan kembali ke home base) dan
outfielder di daerah outfield (daerah yang dibatasi oleh garis-garis
perpanjangan dari home base ke fi rst base dan dari home base ke third base dan pagar belakang). 

Pada permainan softball ada dua macam taktik dan strategi pertahanan, yaitu pertahanan infield dan outfield.

Secara keseluruhan sistem pertahanan ini dapat dikelompokkan
menjadi 3 macam, sebagai berikut.

1) Sistem pertahanan pendek (Close system atau C-position).

C-position digunakan bila ada pelari di base ke III yang menentukan kemenangan atau keadaan sama/draw (tie game) dan dalam keadaan kurang dari dua mati (out).

2) Sistem pertahanan medium (Medium system atau M-position)

M-Position merupakan posisi agak lebih aman, terutama jika menghadapi lawan yang suka melakukan bunting dan untuk mencegah pelari di base tidak dapat maju ke base berikutnya atau digunakan untuk melakukan double play artinya mematikan 2 pelari sekaligus dalam waktu dan moment yang bersamaan dan berurutan. Misalnya ada pelari di base I dan hendak menuju ke base II sementara temannya memukul. Jika bolanya (hasil pukulan) dapat dikuasai oleh pemain lapangan, dengan cepat bola tersebut dilemparkan kearah base II untuk mematikan pelari dari base I kemudian sekaligus mematikan pelari yang menuju ke base I. Inilah yang dimaksudkan dengan double play.

3) Sistem pertahanan jauh/dalam (Deep system atau D-position)

D-position merupakan sistem pertahanan untuk menghadapi situasi tanpa/tidak ada pelari satupun di base sedangkan pemukulnya adalah pemukul jauh dan akurat (slugger), atau biasa juga untuk menghadapi bila ada pelari di base II dan III dalam keadaan 2 mati (out), sehingga kemungkinan lawan untuk mendapatkan nilai sangat kecil atau sebaliknya besar kemungkinan bagi regu lapangan untuk mematikan lawan. Sebab dalam keadaan seperti ini pihak lawan ada kecenderungan untuk memukul bola sejauh mungkin.



Format Laporan tertulis

Nama pertandingan :Walikota Langsa Cup
Tim Bertanding : Blang Pase SC vs Kampong Teugoh SC
Waktu dan tempat pertandingan : 17 September 2021, Stadion Langsa, Aceh, Indonesia


Pelaksanaan
Strategi dan taktik pertahanan tim Blang pase SC
M-position, dan D-Position
Stategi dan taktik penyerangan tim Blang Pase SC
Stealing, flying, dan hit and run
Strategi dan taktik pertahanan tim Kampong Teugoh SC
C-position, dan D-Position
Stategi dan taktik penyerangan tim Kampong Teugoh SC
hit and run dan fly


Pelaporan
Pada inning pertama Blang Pase SC mendapatkan kesempatan sebagai penyerang dan Kampong Tengoh SC mengambil bagian pertahanan. Pertandingan inning pertama berakhir selama 10 menit dengan skor 5-0. Blang pase SC mengunakan hit and run pada pemukul pertama dan selanjutnya tim ini dalam menyerang dengan fly lebih dominan. Sedangkan di sisi pertahanan tim kampong tengoh SC melakukan pertahanan dengan startegi dan taktik D-position di lima menit pertama, kemudian merubah stateginya menjadi C-position.

Kemudian inning kedua dimulai dengan kesempatan Kampong teugoh SC menjadi penyerang. Hit dan run merupakan serangan dominan yang dilakukan oleh tim kampong tengoh pada inning kedua ini dengan tim lawan tetap mengunakan pertahanan M-position sampai inning kedua selesai dengan skor berubah menjadi Blang Pase SC (5) dan Kampong tengoh SC (7).

***hanya sekedar contoh. 

Lari Interval [untuk semua usia] Cocok Untuk Menurunkan Berat Badan, dan Tidak Membosankan

1:50:00 PM Add Comment
Lari Interval [Olahraga Untuk Sehat] == Lari interval merupakan lari berdasarkan pada perubahan yang direncanakan antara pembebanan dan pemulihan. Lari interval ini merupakan lari yang diselingi oleh interval-interval yang berupa istirahat, di mana interval interval tersebut tidak sama dengan metode ulangan yang tidak memberikan pemulihan sempurna. Latihan interval banyak digunakan oleh banyak orang, karena menghemat tenaga tetapi tetap banyak membakar kalori, dan tidak memberikan rasa jenuh pada seseorang pada saat berlatih, karena diselingi oleh istirahat-istirahat.

olahrga-sehat-yang-tidak-membosankan


Faktanya lari yang sering banyak digunakan oleh kebanyakan orang adalah lari interval, karena selain membakar kalori lebih banyak, lari interval juga banyak diminati karena sifat latihan yang diselingi oleh istirahat - istirahat. 


Selain itu juga bahwa seseorang yang melakukan lari setelah beberapa waktu pasti akan mengalami penurunan kondisi fisik (lelah). Kelelahan yang dialami seseorang saat latihan apabila dibiarkan terus menerus tanpa diberi waktu istirahat yang cukup akan dapat berpengaruh pada kinerja dan penampilannya.


Kelelahan yang dialami seseorang dapat disebabkan karena berkurangnya Adrenali Tri Posphate [ATP] dan terjadinya penumpukan asam laktat di dalam jaringan otot. Aktifitas fisik yang dilakukan dengan intensitas tinggi dapat menyebabkan peningkatan kadar asam laktat dalam darah maupun otot.


Peningkatan kadar asam laktat, dapat mempengaruhi kemampuan kerja maksimal serabut otot, menurunkan kinerja fisik dan merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya kelelahan. Untuk mengurangi kelelahan yang terjadi maka kadar asam laktat dalam darah maupun otot harus segera dibersihkan sampai pada batas ambang normal. Kadar asam laktat akan mengalami penurunan apabila aktivitas fisik dihentikan dan pada saat pemulihan. Masa pemulihan adalah suatu proses yang kompleks yang bertujuan untuk mengembalikan energi tubuh, memperbaiki jaringan otot yang rusak setelah berolahraga, dan memulai suatu proses adaptasi tubuh terhadap olahraga.



Efektivitas suatu program pelatihan terhadap fungsi jantung-paru dapat dinilai dari perubahan denyut nadi yang diakibatkan-nya, demikian juga halnya dengan parameter denyut nadi pemulihan. Pemulihan yang kurang baik antara satu latihan fisik dengan latihan fisik selanjutnya atau antara satu pertandingan dengan pertandingan selanjutnya, pada akhirnya akan menurunkan kinerja-nya.



Pemulihan bertujuan untuk memperbaiki kembali fungsi-fungsi tubuh setelah menjalani aktivitas atau latihan dengan intensitas tinggi menuju kondisi normal dan seorang atlet membutuhkan teknik-teknik pemulihan efektif agar seseorang atau atlet tersebut mampu mengikuti sesi latihan selanjutnya dengan baik tanpa mengalami kelelahan.



Tiga periode pemulihan dalam olahraga: 

1) Istirahat,

2) Secara terus-menerus melakukan olah gerak yakni dengan jogging,

3) Olah gerak terputus-putus.


Tiga komponen pemulihan:

  1. Jumlah oksigen yang dikonsumsi selama olah gerak (VO2) sebagai persentase power aerobik maximal dari subyek (% VO2 max),
  2. Sebagai mililiter oksigen yang dikonsumsi perkilogram berat badan permenit pada olah gerak (ml/kg.men),
  3. Jumlah oksigen yang dikonsumsi selama olah gerak dalam liter/menit (l/men).
Berdasarkan aktivitas, pemulihan setelah latihan dibedakan menjadi
pemulihan aktif dan pemulihan pasif. Pemulihan aktif adalah apabila setelah olahraga, dilanjutkan dengan latihan pada kuantitas dan kualitas yang lebih ringan hingga kadar metabolit kembali ke batas normal, sementara pemulihan pasif dilakukan dengan cara menghentikan seluruh aktivitas segera setelah latihan. Pemulihan ini akan memberikan pengaruh terhadap asam laktat darah yang terbentuk sebagai hasil metabolisme anaerob.



Pemulihan aktif adalah dimana saat istirahat atlet tetap melakukan
kegiatan fisik dengan intensitas yang rendah, seperti berjalan atau berlari kecil dengan irama yang lambat. Sedangkan pemulihan pasif adalah suatu aktifitas tanpa adanya aktifitas fisik yang berlebihan, yaitu diam, istirahat (duduk, tidur, terlentang).


Meskipun diantara kedua pemulihan ini memiliki cara yang berbeda namun memiliki tujuan yang sama yaitu mengembalikan kembali kondisi fisik seseorang agar seperti semula, menghilangkan kadar asam laktat, menurunkan denyut nadi menjadi normal kembali, dan memperbaiki kerusakan2 kecil pada otot supaya dapat melakukan aktivitas latihan kembali secara terus menerus tanpa mengalami kelelahan yang berarti.



Pemulihan yang tepat sangat mempengaruhi kinerja otot maupun
penampilan seseorang dalam melakukan suatu latihan terutama pada latihan2 berikutnya. Pemulihan dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu pemulihan aktif dan pemulihan pasif, dimana kedua pemulihan ini memliki tujuan yang sama yaitu sama-sama mengembalikan kondisi fisik seseorang yang mengalami kelelahan untuk kembali menjadi pulih asal. 

Tags : olahraga lari, pemulihan aktif, pemulihan pasif, kadar asam laktat, lari interval, olahraga sehat tua muda, olahraga untuk sehat, recovery

Perkembangan dan Pertumbuhan gerak Manusia - Motor Devolopment

3:37:00 AM Add Comment

Perkembangan

Perkembangan yaitu perubahan individu yang lebih ke arah jiwa (rohani) yang menjadi unik untuk setiap individu, karena perkembangan manusia berbeda, perkembangan juga memiliki pola-pola tersendiri yang khas, hanya bisa diamati tanpa bisa diukur. sedangkan pertumbuhan yakni proses perubahan jasmani yang terjadi sampai mencapai kematangan fisik yang bersifat kuantitatif yang dialami manusia yang satu dengan yang lain berbeda.
motor-kontrol-keterampilan-gerak-manusia

Perkembangan motorik merupakan faktor yang sangat penting dalam perkembangan individu secara keseluruhan. Keterampilan fisik yangdibutuhkan anak untuk kegiatan serta aktifitas olah raga bisa dipelajari dan dilatih di masa-masa awal perkembangan. Sangat penting untuk mempelajari keterampilan ini dengan suasana yang menyenangkan, tidak berkompetisi agar anak mempelajari olahraga dengan senang dan merasa nyaman untuk ikut berpartisipasi.
Lihat Juga : Teori Belajar Gerak (MotorLearning)
Perkembangan motorik adalah proses tumbuh kembang kemampuan gerak seorang anak. Pada dasarnya, perkembangan ini berkembang sejalan dengn kematangan saraf dan otot anak. Sehingga, setiap gerakan sesederhana apapun, adalah merupakan hasil pola interaksi yang kompleks dari berbagai bagian dan system dalam tubuh yang dikontrol oleh otak. Saputra (2010:1.17) menyatakan bahwa “Perkembangan motorik merupakansuatu proses yang terjadi sejalan dengan bertambahnya usia secara bertahap dan berkesinambungan gerakan pada individu yang meningkat dari keadaan yang sederhana, tidak terorganisasi dan tidak terampil ke arah performa gerak yang lebih kompleks dan terorganisasi dengan baik”. seiring dengan bertambahnya usia  maka perkembangan motorik/gerak anak pun akan berkembang.Tetapi banyak faktor yang bisa mempengaruhi terhambatnya perkembangan gerak anak, salah satunya adalah lingkungan.


B. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia

Beberapa faktor yang mempengaruhi perkembangan menurut Papalia et al. (2007) dalam buku Human Development adalah:

- Keturunan, yaitu sifat bawaan dari orang tua biologis, misalnya kecerdasan dan watak.
- Lingkungan, yaitu tempat dan kondisi sosial di mana individu tumbuh dan berkembang.
- Kematangan, kesiapan individu untuk menguasai ketrampilan baru, misalnya kematangan otak dan tubuh pada tahap anak-anak awal, sehinggga mempunyai kemampuan untuk berjalan dan berbicara. Karakteristik diri dan pengalaman sangat berperan dalam beradaptasi dengan lingkungan internal dan eksternal.
- Keluarga (cara mendidik, perhatian dan memperlakukan anak)
- Status sosial dan ekonomi (penghasilan, pendidikan, dan pekerjaan, kemiskinan)
- Budaya (adat, tradisi, kepercayaan, nilai-nilai, bahasa, perilaku modeling dari orang tua)
- Ras/suku (leluhur, bangsa, agama, bahasa, yang membentuk identitas diri).

C. Tahap-Tahap Perkembangan Manusia

1. Masa Sebelum Kelahiran (pra bayi) ( 0 bulan sampai 9 bulan dalam kandungan)
Pada masa ketika proses pembuahan sperma membuahi sel telur.

2. Masa Bayi ( 0 tahun  sampai 2 tahun )
Pada masa ketika awal kelahiran hingga usia 2 tahun. Dimana pada masa ini anak sudah mulai belajar mengerak-gerakkan tubuhnya dan juga sudah mulai belajar meniru, merangkak, berguling, mengangkat. Untuk perkembangan fisik pada masa ini tumbuh kembang dengan cepat.

3. Masa Anak-anak ( 2 tahun sampai 6 tahun )
Dimana pada masa ini anak sudah mulai belajar mengerak-gerakkan tubuhnya dan juga sudah mulai belajar meniru, merangkak, berguling, berjalan, melompat, memanjat dan sebagianya. pada masa ini sudah mulai susah untuk di kontrol karna tidak lagi bersandar pada lingkungannya. Dalam usia ini tumbuh kembang anak berjalan lambat, namun sudah memiliki beberapa keterampilan yang lebih baik lagi.

4.     Masa Akhir anak-anak ( 6 tahun sampai 11 tahun)

5. Masa Remaja Perempuan ( 11/12 tahun sampai 18 tahun)

6. Masa Remaja Laki-laki ( 11/12 tahun sampai 21 tahun)

7. Masa Dewasa Awal (21 sampai 40 tahun)
Masa pembentukan kemandirian pribadi dan ekonomi, masa perkembangan karir, dan bagi banyak orang, masa pemilihan pasangan, belajar hidup dengan seseorang secara akrab, memulai keluarga, dan mengasuh anak anak.

8. Masa Dewasa Madya (40 sampai 60 tahun)
Masa untuk memperluas keterlibatan dan tanggung jawab pribadi dan sosial seperti membantu generasi berikutnya menjadi individu yang berkompeten, dewasa dan mencapai serta mempertahankan kepuasan dalam berkarir.

9. Masa Usia Lanjut (Tua) (60 tahun seterusnya)
Masa dimana kondisi mengalami penyesuaian diri atas berkurangnya kekuatan dan kesehatan, menatap kembali kehidupannya, pensiun, dan penyesuaian diri dengan peran sosial baru.

yang disebut anak kecil adalah anak yang berusia antara dua sampai enam tahun. ada yang berpendapat bahwa masa anak kecil sudah mulai sejak anak kecil usia ( tahun.Pendapat ini beralasan dan alasannya juga bisa diterima. 

Tag : perkembangan dan pertumbuhan gerak dari bayi sampai lanjut usia

Sakit Perut Setelah Melakukan Sit Up ?

11:10:00 PM 1 Comment
Ketika seseorang selesai melakukan sit up, tak lama beberapa jam kemudian mengalami rasa sakit pada perutnya. Hal ini dialami dengan orang yang baru pertama melakukan aktifitas olahraga tidak hanya wanita, pria juga mengalaminya. Kenapa ya bisa sakit perutnya ketika selesai melakukan sit up ? Ini dia penjelasannya.

tips agar tidak sakit perut ketika sit up

Apa itu sit up ? sit up adalah gerakan aktivitas tubuh(olahraga) yang dilakukan dengan cara seseorang tidur terlentang pada sebuah bidang datar atau lantai dan kemudian bangun dengan posisi tubuh bagian pinggang ke bawah tetap berada dan menempel pada lantai, gerakan ini dilakukan berulang-ulang. Lihat cara sit up yang benar ! tujuannya untuk mengencangkan, menguatkan, dan membentuk otot perut. bukan melangsingkan perut. ada teknik dan cara tersendiri untuk melangsingkan perut bagi wanita dengan sit up, jadi bukan asal-asalan melakukannya.

Bagi para olahragawan hal ini kemungkinan besar tidak di alami, hanya orang yang tidak terbiasa yang mengalami hal ini. Jika kamu merasakan sakit pada bagian perut saat sit up itu hal yang wajar, apalagi kamu melakukan nya terlalu banyak dan gerakan yang kamu lakukan terlalu cepat,  Otot pada bagian perut yang tidak pernah kamu gerakan dengan beban dan intesitas tinggi menyebabkan nyeri atau sakit pada bagian perut kamu. Dalam istilah medis ini dinamakan kejang/nyeri otot.

Berikut tips agar tidak sakit perut setelah sit up

1. Peregangan.
Langkah pertama yang harus kamu lakukan setiap ingin melakukan aktifitas olahraga ,baik olahraga berat maupun ringan adalah melakukan peregangan ( stretching ) terlebih dulu selama kurang lebih 15 menit. peregangan yang dapat kamu lakukan yaitu peregangan statis dan dinamis. walaupun banyak para pakar mengatakan lebih baik mengunakan peregangan dinamis ketika ingin melakukan pemanasan, namun tidak sedikit pula ada yang mengatakan peregangan statis lebih baik untuk melakukan pemanasan. Jika belum tahu apa itu peregangan statis dan dinamis, silahkan baca mengenai peregangan statis dan dinamis.

2. Lakukan pemanasan sebelum berolahraga.
Gerakan pemanasan sebelum olahraga yang kamu lakukan adalah menggerakkan secukupnya angota tubuh dengan intensitas yang ringan pada bagian tubuh yang menjadi gerakan inti dari aktifitas olahraga kamu.

3. Aktifitas tidak berlebihan. 
Jika kamu pemula atau baru pertama kali melakukan kegiatan ini, jangan terlalu banyak melakukan gerakannya misalkan dalam waktu 1 menit hanya 10 atau 15 kali gerakan. jika telalu banyak kita melakukannya akan terasa nyeri pada otot yang berlebihan. 

4. Intensitas.
Bagi orang yang baru melakukanya jangan melakukan gerakan terlalu cepat seperti terburu-buru, lakukan dengan santai aja. Biasanya jika seseorang melakukan gerakan dengan intensitas tinggi maka gerakannya jangan terlalu banyak, cukup sedikit saja.

5. Pernapasan.
Jangan menahan napas saat melakukan sit up, aturlah pernapasan kamu, saat posisi tubuh bangun keatas hembuskan napas, lalu saat kembali pada posisi semula ambil napas, begitu seterusnya.

Otot yang terlibat yakni otot rektus abdominis kiri & kanan dan eksternal obliqus kiri & kanan. Muscle ini lah yang mengalami nyeri atau sakit pada perut kamu, dan sakit akan hilang setelah 3 sampai 5 hari kedepan.

Silahkan bertanya melalui kolom komentar jika ada, jangan lupa sharenya jika bermanfaat. 
terima kasih.

Tag; kebugaran, cara menghilangkan sakit perut setelah sit up, sakit perut setelah makan, sakit perut setelah melahirkan normal, sakit perut bagian bawah kiri, 

Peregangan Seimbang Yang Disarankan dalam Program Home Fitness

12:43:00 PM Add Comment
Pada artikel kali ini berisikan informasi mengenai peregangan yang dapat dilakukan dirumah bagi kaum wanita yang semenjak saat ini telah banyak mengikuti program yoga di berbagai tempat latihan fitness maupun yoga. Kenapa banyak para wanita mengikuti yoga atau program fitness diet lainnya? Jawabnya ialah karena mereka ingin mendapatkan tubuh yang seksi dan ideal agar dapat dimanjakan para suami dan pacarnya yang menunggu mereka selain dari efek utama untuk menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh mereka.

infooterbaruku.blogspot.com

Disamping itu, kelenturan sendi juga dibutuhkan agar program home fitness yang dilakukan sempurna dan berguna untuk menjaga kualitas sendi-sendi dalam tubuh guna menjangkau gerak yang maksimal. berikut ada sepuluh macam bentuk peregangan dapat kamu lakukan dirumah baik untuk program fitness ataupun  hal lainnya !.


10 Peregangan seimbang untuk program fitnes atau dirumah !

1.  Sitting Groin Strech 
Cara melakukan : Duduklah ditempat yang rata, kemudian temukan dan rapatkan kedua telapak kaki, selanjutnya tarik kedua ujung kaki secara perlahan dengan kedua tangan mengarah ke dada selama 10 atau 15 detik dengan sambil sedikit membungkukkan badan.
Lihat gambar
groin-stretching

2. Peregangan Dinding

Cara melakukannya : Berdirilah menghadap tembok/dinding dengan jarak lebih kurang kira-kira 75 cm. Kemudian letakkan kedua telapak tangan ke dinding/tembok tersebut dan posisi salah satu kaki berada di depan, Selanjtnya doronglah tubuh kamu sekuat mungkin secara perlahan-lahan dengan posisi kaki yang di depan menekuk dan yang di belakang lurus, dan lakukakan peregangan dengan posisi kaki didepan yang berbeda.
Lihat gambar


3. Menarik dan merapatkan salah satu kaki ke bagian paha belakang sambil berdiri.
Cara melakukannya lihat gambar
peregangan-kaki



4. Sprinter's Stretch
 Cara melakukannya :
Lihat gambar
peregangan-spinters

5. Lying hamstring

Cara melakukannya : Berbalinglah dilantai  dengan posisi terlentang dan kedua lutut tertekuk, kemudian angkat salah satu kaki  lurus keatas dan tahan selama 10 atau 15 detik dengan masih pada posisi tidur terlentang, lalu lakukan dengan kaki yang lainnya.

6. Menarik kedua tangan ke arah atas kepala

Cara melakukannya : Kaitkan kedua jari tangan di atas kepala dengan telapak tangan menghadap keatas, kemudian dorong kedua jari yang saling terkait tadi jauh ke atas kepala dengan posisi telapak tangan menghadap keatas, tahan gerakan 10 hinngga 15 detik.

7. Menarik siku dari belakang kepala
Cara melakukannya : Posisikan tubuh rileks sambil berdiri, kemudian peganglah salah satu siku tangan melalui belakang kepala, kemudian tarik dan tahan selama 10 hingga 15 detik.

8. Putar punggung.
Cara melakukannya : berdiri dangan kedua tanggan di pinggang, kemudian putarkan posisi pandangan ke salah satu sisi dengan mengikuti perputaran pinggang dan tubuh tahan dan rasakan hingga sedikit rasa tekanan.

9. Peregangan raihan (pemanjangan)
Cara melakukannya : Tidurlah terlentang di lantai dengan posisi kedua tangan lurus di atas kepala, kemudian raihlah tangan dan kaki dengan arah perlawanan yang berbeda, tahan sampai merasakan sedikit tekanan.

10. Peregangan Wiliam
Cara melakukannya : Berbaring terlentanglah dilantai dengan kaki lurus atau dengan  salah satu lutut ditekukkan, kemudian perlahan-lahan tarik lutut yang ditekukkan ke arah mendekati dada dan tahan selama 10 atau 15 detik, kemudian lemaskan dan ulangi gerakan dengan kaki yang berlawanan

Sekian artikel tentang peregangan seimbang yang disarankan dalam program fitness !

Saldo Dana Gratis